Muraz: Referensi Penelitian Harus Banyak

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan masyarakat dituntut cepat paham akan pentingnya perkembangan dunia pendidikan. Untuk menunjang hal itu, diperlukan sarana dan prasarana yang baik dan lengkap, serta kemampuan meneliti dari tenaga pendidikan, serta masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan.

Dalam kaitan ini, sesuai visi dan misi STAI Sukabumi dirasakan perlu mengadakan penambahan dan penyegaran mengenai metode penelitian dalam bidang pendidikan, “Untuk membuat hasil karya yang bisa dibaca oleh orang lain perlu dilakukan dengan kesungguhan dan mendapat referensi yang luas dan banyak. Jangan sampai, melakukan metodologi penelitian hanya sebatas ingin mendapatkan ijazah saja,” ujar Walikota Sukabumi Terpilih periode 2013-2018, M. Muraz usai membuka kegiatan workshop Metodologi Penelitian di STAI Sukabumi, kemarin.

Sementara itu Ketua STAI Sukabumi, Endin Nasrudin mengatakan kegiatan tersebut memang menjadi salah satu syarat bagi para mahasiswanya. Kegiatan workshop sendiri, diikuti 400 mahasiswa dari dua jurusan. “Selain para mahasiswa juga harus menyelesaikan 75 persen dari mata kuliah, membuat hasil karya ilmiah juga menjadi salah satu syarat untuk menentukan kelulusan,” terang Endin.

Dikatakannya, ada kekhasan sendiri setiap perguruan tinggi termasuk universitas di seluruh Indonesia dalam membuat metodologi penelitian dalam menghasilkan satu karya ilmiah yang bisa dibaca oleh semua orang. Begitu juga dengan STAI Sukabumi. “Kami juga ada kekhasan sendiri dalam menyusun dan memberikan pemahaman untuk melakukan penelitian sehinggga bisa mendapatkan hasil karya ilmiah yang punya kualitas tak hanya sekadar memenuhi syarat,” lanjutnya.(nur)

 

Sumber : Radar Sukabumi