Menjaga Ketahanan Pangan: Mahasiswa KKN dan Santri Tanam Sorgum di Lahan Pesantren

Kamis, 25 Februari 2021

staisukabumi.ac.id – Mahasiswa KKN STAI Sukabumi Kelompok Gunung Guruh bekerjasama dengan Santri menanam tanaman sorgum di lahan Pesantren Qottru Nidzom, Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi pada selasa, 26 Januari 2021.


KKN (Kuliah Kerja Nyata) adalah salah satu prosedur kegiatan akademis kemahasiswaan dalam sebuah perguruan tinggi yang harus dijalani oleh setiap mahasiswa semester akhir. Untuk mengawali beragam kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan, para mahasiswa KKN melakukan observasi terlebih dahulu. Mereka menginformasikan kepada pihak pemerintah desa dan warga sekitar bahwa akan dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gunung Guruh Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi. Dikarenakan kondisi pandemi, setelah dilakukan beragam prokes covid-19 dan dinyatakan lulus, Pemdes dan masyarakat pun menyambut dengan hangat kedatangan kami untuk mengabdikan diri sesuai dengan Tridharma perguruan tingi.

Pada awal kedatangan mahasiswa KKN STAI Sukabumi telah diterima secara hangat dan ramah. Para mahasiswa KKN saling memperkenalkan diri dan menuturkan maksud kegiatan KKN beserta perundingan kegiatan-kegiatan pengabdian yang bisa dibicarakan bersama masyarakat. Sebagai bentuk hospitality dari desa, para mahasiswa KKN pun diundang mengunjungi salah satu pondok pesantren yang ada disana, yaitu Pondok Pesantren Qottru Nidzom Gunung Guruh Kec. Gunung Guruh Kab. Sukabumi.

Sesampainya di Ponpes, mahasiswa KKN disambut dengan begitu meriah dan antusias melalui pertunjukan tabuhan marawis yang dimainkan oleh para santri. Dalam acara tersebut, terdapat beberapa tokoh yang hadir diantaranya adalah, Ustadz Yusuf (Pimpinan Ponpes Qottrunidzom sekaligus Ketua MUI desa Gunung Guruh), Ustadz Firman (Sekretaris UPZ kecamatan Gunung Guruh), dan adapula Kang Entang yang merupakan pemuda aktivis yang sangat berperan aktif terhadap kemajuan desa Gunung Guruh dan Kang Jefri selaku Ketua Karang Taruna desa Gunung Guruh. Di tengah kegiatan silaturahmi dan sosialisasi kepada aparatur desa dan kecamatan Gunung Guruh, para mahasiswa diundang secara khusus oleh Ustadz Yusuf untuk mengikuti penanaman bibit Sorgum.

Sekedar informasi, tanaman sorgum ini adalah makanan seperti beras dan jagung yang merupakan bahan makanan pokok terutama di Asia Selatan dan Afrika. Tanaman sorgum dapat tumbuh dengan baik walaupun dibudidayakan pada lahan yang kurang subur, air yang terbatas, dan input yang rendah, bahkan di lahan berpasir pun masih dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini sangat cocok untuk menjaga ketahanan pangan dan menjadi persediaan bahan pokok di segala cuaca.

Di awal kunjungan untuk penanaman sorgum, Bapak Ustad membuka kegiatan dengan berdoa bersama. Di tengah kegiatan penanaman terlihat antusiasme mahasiswa dan semangat para santri sehingga kegiatan menjadi lebih bermakna. Para mahasiswa banyak belajar dan mendapatkan pengalaman dan ilmu baru di lapangan. Namun, yang paling penting adalah kesadaran akan pentingnya mengusahakan ketahanan pangan dengan cara yang baik dan produktif. Selain itu, para mahasiswa menjadi semakin mengenali karakter masyarakat yang akan tempat pengabdian mereka.

Tujuan penanaman sorgum tersebut agar terciptanya ketahanan pangan pengganti beras, yang mana sorgum ini setara dengan makanan pokok yang bisa dikonsumsi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tanaman palawija ini cocok untuk ditanam dalam cuaca yang tidak ideal sekalipun. Sehingga ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik. Disamping itu, pimpinan Pondok Pesantren, Ustadz Yusuf berharap hasil tanaman sorgum ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Ucapan terimakasih kepada mahasiswa KKN yang menjadi pelopor penanaman sorgum tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *