Ketua MPR Janji Bantu Ubah STAIS Jadi IAIS

Sukabumi, Obsessionnews – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berjanji akan membantu perubahan Sekolah Tinggi Agama Islam Sukabumi (STAIS), Jawa Barat, menjadi Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS). Demikian disampaikan Ketua STAIS Prof. Endin Nasrudin saat memberikan Kuliah Umum di STAIS, Selasa (22/3/2016).

Endin menilai dengan perubahan tersebut, maka STAIS cakupannya akan lebih luas. Begitupun Fakultas serta Jurusan di IAIS nantinya akan semakin banyak, sehingga banyaknya fkultas dan jurusan tersebut akan memberikan peluang kepada warga Sukabumi untuk kuliah di daerahnya sendiri tidak jauh-jauh ke kota lain.

Perubahan tersebut, timpal Endin, dijadwalkan paling lambat pada tahun 2018 mendatang. Endin mengaku hal itu merupakan mimpinya, sehingga diusulkan ke sejumlah ke pimpinan dan rekan-rekannya termasuk kepada ketua MPR RI.

“Setelah kunjungan Ketua MPR Pak Zulkifli Hasan, beliau siap membantu perubahan tersebut, sehingga memiliki dampak positif bagi perubahan kampus dan wilayah sekitar, ” tandas Endin.

Selain Ketua MPR, jelas Endin Profesor DR. Asep Saeful Muhtadi sebagai guru besar di kampus tersebut juga sepakat untuk membuat perubahan besar di kampus tersebut demi mencerdaskan warga di Sukabumi dan warga Jawa Barat pada umumnya.

“Perubahan memerlukan proses cukup lama, namun diharapkan banyaknya bantuan dari orang-orang yang peduli pendidikan diharapkan akan lebih cepat terealisasi, ” tandasnya.

Terkait dengan fasilitas kampus, Ia mengaku sudah cukup, seperti infrastruktur gedung, ruang kelas, fasilitas yang ada di STAIS seperti perangkat lunak dan lainnya telah memadai, begitupun sumber daya manusia, baik dosen dan guru besar sudah disiapkan serta para karyawan dan Tata Usaha sudah cukup lengkap.

Salah satu syarat menjadi Universitas atau Institut harus punya guru besar. “Kita memiliki tiga profesor dan Ketua tim perubahan STAIS ini nantinya akan dipimpin langsung oleh Prof Asep Saeful Muhtadi,” jelasnya.

Endin juga mengajak semua unsur terkait untuk bahu membahu atas rencana perubahan tersebut, sehingga mampu berjalan lancar dan merealisasikan pemerataan pendidikan di daerah. (Dudy Supriyadi)

Scroll to Top