MAPASS

mapasstaisukabumi2

MAPASS (Mahasiswa Pencinta Alam STAI Sukabumi) merupakan salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di STAI Sukabumi. Organisasi pencinta alam ini sebenarnya sudah lama diwacanakan lahir dan didirikan yaitu, sejak STAI Sukabumi masih di kampus Jl. Veteran I No 36 Kota Sukabumi. Namun karena berbagai alasan situasi dan kondisi saat itu belum memungkinkan, maka organisasi mahasiswa pencinta alam ini tidak kunjung juga lahir dan berdiri di kampus STAI Sukabumi.

Seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi pada tahun 2010 STAI Sukabumi berpindah kampus ke Jl. Lio Balandongan No. 74 Citamiang Kota Sukabumi. Dengan kampus yang baru dan cukup representatif bagi sebuah perguruan tinggi tuntutan untuk segera lahirnya sebuah organisasi mahasiswa pencinta alam semakin kuat dan dirasakan sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi para mahasiswa yang menyukai terhadap tantangan dan dapat memacu adrenalin, bahkan hal tersebut bukan hanya dirasakan di kalangan mahasiswa akan tetapi dirasakan pula di kalangan dosen dan unsur pimpinan.

Hasrat untuk segera lahir dan beridirinya organisasi pencinta alam di kampus STAI Sukabumi akhirnya dapat terealisasi atas perhatian waktu dan tenaga secara khusus dari Bapak Drs. Dadang sahroni, MPd disela-sela kesibukannya bersama pengurus SENAT Mahasiswa STAI Sukabumi yaitu Fadli Firdaus dan Edwarnus Bagya Nurbaya. Dihadapan kedua pengurus SENAT tersebut dikemukakankanlah gagasan tentang pendirian organisasi mahasiswa pencinta alam. Pada saat itu di ruang kerja Bapak Drs. Dadang sahroni, M.Pd mendiskusikan tentang nama yang akan dipakai untuk organisasi mahasiswa pencinta alam dan muncul beberapa nama dengan singkatan di antaranya yaitu, MAPASS, MAPETA, MATALA, KOMPASS, dan PENCAKAR. Akhirnya dari diskusi tersebut disepakatilah nama untuk organisasi mahasiswa pencinta alam itu dengan nama MAPASS singkatan dari Mahasiswa Pencinta Alam STAI Sukabumi. Dari hasil diskusi tersebut maka ditetapkanlah sebagai hari berdirinya MAPASS, yaitu hari Minggu Tanggal 25 Nopember 2012. Bersamaan dengan itu pula disampaikan moto MAPASS ” Ambisius, Bisa, Beda”.

Setelah lahir dan berdiri MPASS diharapkan lahir dan berdiri UKM lainnya di Kampus STAI Sukabumi, seperti PRAMUKA, PADUAN SUARA MAHASISWA, KORP SUKARELAWAN MAHASISWA, dan lain sebagainya.

Dengan demikian STAI Sukabumi dengan visinya yaitu “Menjadi Program Yang Unggul dan Berdaya Saing dalam Pendidikan Agama Islam di tahun 2018 di Jawa Barat” semakin realistis visi tersebut akan tercapai dengan baik. Dengan adanya berbagai UKM membuat mahasiswa dan alumni STAI Sukabumi bukan hanya terampil dan professional dalam bidang kependidikan khususnya dalam mencetak calon guru agama Islam, akan tetapi mahasiswa dan alumni akan memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan memiliki keterampilan lain yang dapat menunjang terhadap tugas-tugasnya sebagi guru agama Islam, kelak mereka mengabdikan ilmu dan pengetahuannya kepada masyarakat. Jelas hal tersebut menunjukkan bahwa STAI Sukabumi memang unggul dan memiliki daya saing yang kompetitif.